Bagaimana Cara Memasarkan Jasa Anda sebagai Penerjemah Lepas

Jika saat ini Anda baru saja menentukan pilihan untuk menjadi penerjemah lepas, maka saya ucapkan selamat untuk Anda!

Menjadi seorang penerjemah lepas adalah pilihan karier yang hebat. Terjemahan adalah industri yang permintaannya selalu ada dan selalu tinggi. Ada banyak orang, organisasi, lembaga, dan perusahaan dari segala sektor bisnis di seluruh dunia yang membutuhkan jasa Anda dan berpotensi menambah pundi-pundi di rekening bank Anda.

Aspek yang paling penting dari kegiatan bisnis adalah pemasaran yang efektif. Jika Anda tidak meluangkan waktu dan usaha untuk menarik klien, bisnis Anda tidak akan berkembang.

Tidak ada rumus teknik pemasaran rahasia bagi seorang penerjemah lepas. Bicara soal pemasaran, secara umum bisnis penerjemahan sama saja seperti bisnis lain. Anda harus menunjukkan kepada dunia tentang profil dan keterampilan Anda, agar orang-orang tahu, mengenal, dan tertarik menggunakan jasa Anda. Minimal ada lima cara untuk meningkatkan keterlihatan bisnis terjemahan Anda.

  1. Ceritakan profesi dan bisnis Anda kepada setiap teman atau kenalan yang Anda temui. Kata orang Barat sana, “Closed mouths do not get fed” (mulut yang tertutup tidak bisa makan). Jangan merasa malu dengan profesi Anda. Bersikaplah percaya diri dan tunjukkan rasa bangga saat Anda menceritakan pekerjaan Anda sebagai penerjemah.
  2. Ini era informasi, globalisasi, dan Internet. Sudah sewajarnya setiap bisnis memiliki situs web. Begitu pula dengan Anda. Sebagai penerjemah, situs web Anda harus berisi profil singkat, pengalaman, dan jenis jasa terjemahan yang Anda tawarkan. Lebih bagus lagi jika situs web Anda disertai dengan blog yang sering diperbarui dengan tulisan-tulisan Anda sendiri. Selain situs web, cobalah membuat akun di media sosial (Facebook, Twitter, Google+, LinkedIn, dll.) dan situs bursa kerja penerjemahan (ProZ, Translatorscafe, dll.). Buatlah profil lengkap yang menunjukkan keprofesionalan Anda.

  3. Dapatkan rujukan, rekomendasi, atau testimoni dari teman, keluarga, kerabat, rekan kerja, dan klien. Cara ini mungkin terkesan sangat tradisional, tapi terbukti paling efektif dalam setiap bisnis. Orang-orang yang puas dengan hasil pekerjaan Anda akan cenderung menceritakan pengalamannya kepada orang lain. Jangan bersikap pasif, menunggu mereka memberikan rekomendasi. Bersikaplah aktif, hubungi mereka dan mintalah rekomendasi/testimoni itu secara langsung.

  4. Terus pasarkan jasa terjemahan Anda kepada setiap orang yang Anda temui, dan lakukan pemasaran online. Pemasaran bukan satu kegiatan yang selesai ketika tujuan tercapai. Pemasaran harus dilakukan setiap hari dan berkelanjutan. Hanya dengan cara seperti inilah Anda bisa menarik minat calon klien. Beda ceritanya jika Anda sudah menjadi penerjemah sarat pengalaman, yang tanpa melakukan aktivitas pemasaran pun klien-klien sudah berdatangan dengan sendirinya, menghubungi Anda melalui e-mail atau telepon. Sambil menunggu Anda tiba di fase itu, jangan malu dan malas untuk terus memasarkan bisnis Anda sebagai penerjemah.

  5. Buat kartu nama yang terlihat profesional dan bagikan kepada orang-orang yang Anda temui. Percuma saja membuat kartu nama yang desainnya sangat bagus, tapi hanya disimpan di dompet atau laci meja kerja. Bawa dan sebarkan kartu itu saat Anda mengikuti reuni kecil apalagi reuni besar bersama teman-teman satu sekolah. Bawa dan bagikan kartu itu saat ada acara bersama keluarga besar. Jangan bangga dengan desain dan jumlah kartu yang tersimpan di kotak. Banggalah kalau persediaan kartu di kotak sudah habis.

Tujuan dari pemasaran bisnis terjemahan lepas adalah untuk menjangkau sebanyak mungkin orang dari sebanyak mungkin kalangan dan sektor bisnis. Tentunya diperlukan waktu yang tidak sedikit untuk membangun dan mengembangkan hubungan bisnis. Dengan menggunakan lima cara praktis ini, Anda akan memiliki kesempatan yang lebih besar untuk menarik minat calon klien menggunakan jasa Anda.